Obat Tradisional Untuk Mengobati Batuk

Obat Tradisional Untuk Mengobati Batuk

Obat Tradisional Untuk Mengobati Batuk

Canadian Pharmacies Shipping. – Batuk adalah salah satu penyakit yang paling mengkhawatirkan. Secara alami, gatal di tenggorokan ini dapat menghambat aktivitas. Penyakit ini juga menyebabkan kelelahan pada pasien karena energi yang dikeluarkan selama batuk. Berbagai metode digunakan untuk mengusir batuk salah satunya secara tradisional. Obat-obatan batuk berikut ini banyak digunakan dan didasarkan pada survei yang telah banyak dilakukan. Lalu apa saja Obat Tradisional Untuk Mengobati Batuk, berikut penjelasnnya :

  • Madu

Madu memiliki banyak manfaat kesehatan. Untuk stamina membantu menyembuhkan penyakit. Banyak nutrisi dan antioksidan menjadikan madu antimikroba yang efektif. Untuk minum madu, Anda cukup meminumnya atau melarutkannya dengan air hangat. Itu juga bisa dicampur dengan air rebusan jahe, kunyit, kencur, dan bahan-bahan alami lainnya.

  • Jahe merah

Rasa jahe merah lebih kuat dan pedas dibandingkan dengan jenis jahe lainnya. Cukup minum sedikit, panas dari jahe bisa meredakan gatal di tenggorokan. Cara mengobati batuk dengan jahe merah sangat mudah. Rebus saja akar rimpang temulawak merah untuk diminum. Anda juga bisa menambahkan susu untuk mengurangi rasa pedas dan aroma yang kuat.

Obat Tradisional Untuk Mengobati Batuk

  • Daun Sirih

Selain daun saga, daun sirih juga bermanfaat untuk pengobatan batuk. Dahak atau batuk kering bisa diobati dengan daun sirih. Dengan cara yang sama seperti obat tradisional lainnya, proses membuat obat dari daun sirih untuk pengobatan tradisional melawan batuk dengan cara merebusnya. Air rebusan tersebut kemudian disaring dan dapat ditambahkan ke madu atau lemon.

  • Daun Saga

Daun Saga mengandung beberapa zat yang bisa digunakan untuk meredakan batuk, baik dahak maupun kulit kering. Jenis daun ini sering di temukan pada pedesaan dengan ciri-ciri daun bundar kecil memiliki biji merah. Meskipun daunnya kecil, mereka masih memiliki manfaat bagi manusia.

  • Jahe

Tidak hanya digunakan sebagai bahan makanan, tetapi jahe juga digunakan sebagai obat batuk tradisional. Rasa pedasnya bisa menghangatkan tubuh, meredakan batuk, dan membuat tubuh lebih rileks. Seperti jeruk nipis, jahe juga mengandung minyak esensial yang membantu menjaga kesehatan tenggorokan. Untuk prosesnya sangat mudah, rebus jahe dan minum air rebusan.

  • Selasih

Asal dari biji bunga kemangi kering, biji selasih dapat digunakan dalam pengobatan tradisional penyakit batuk. Untuk menyiapkan obat batuk dari selasih, campurkan biji kemangi ke dalam secangkir teh. Ini dapat membantu membersihkan dahak yang mengganggu di tenggorokan.

  • Kunyit

Kunyit sering meninggalkan bekas kuning setelah perawatan juga sering digunakan sebagai obat batuk tradisional. Kunyit memiliki sifat anti-virus dan anti-bakteri yang menjadikannya alternatif dari obat batuk tradisional. Seperti kencur, kunyit juga bisa meredakan batuk berdahak. Campur dengan kecap atau madu dalam jus jeruk nipis. Aduk sampai tercampur dan diminum. Lakukan dua hingga tiga kali sehari.

  • Kencur

Salah satu tanaman obat ini juga memiliki khasiat obat batuk. Kencur dianggap bisa mengobati dahak batuk. Selain obat tradisional, kencur juga banyak digunakan untuk bahan makanan, kecantikan dan kesehatan tubuh. Seperti halnya jahe, kencur juga memiliki rasa pedas yang juga berguna untuk menghangatkan tubuh. Untuk membuat obat batuk dari kencur, parut kencur, lalu peras dan ekstrak jusnya agar tercampur dan diminum. Lakukan dua hingga tiga kali sehari.

  • Gula Merah Dan Asam Jawa

Asam Jawa bertindak melawan batuk yang disebabkan oleh flu, batuk kering dan asma. Cara mencampur obat batuk tradisional dengan asam Jawa adalah dengan merebus gula merah dan asam jawa. Air rebusan tersebut kemudian diminum dalam cuaca panas atau tidak terlalu panas.

Penyebab batuk tidak cepat sembuh

  1. Jadi indikasi penyakit lain

Alergi dan asma dapat menyebabkan batuk. Sleep apne dan Asam lambung melakukan hal yang sama, tetapi kedua penyakit ini menyebabkan batuk yang berkepanjangan dan jauh lebih serius dari pada batuk biasa. Selain itu, cegukan, mulas dan muntah juga dapat berkontribusi.

  1. Infeksi dengan virus flu

Salah satu penyebab batuk yang paling umum adalah infeksi virus flu. Sekalipun Anda sudah sembuh dari pilek, batuknya tidak hilang selama beberapa minggu, karena sirkulasi udara di rumah Anda masih terkontaminasi oleh virus. Karena itu sangat penting untuk memperhatikan kebersihan tempat tinggal jika batuk terus menerus.

  1. Kekurangan air minum

Dalam kasus penyakit, dokter selalu menyarankan pasien untuk mengkonsumsi lebih banyak air untuk mencegah tubuh mengalami dehidrasi. Air minum, jus buah, dan sup dapat membantu saluran udara dan membersihkan tenggorokan. Hindari minum alkohol dan minuman berkafein karena membuat tubuh kekurangan cairan.

  1. Stres, penyebab psikologis batuk berkepanjangan

Tekanan dan beban pikiran berlebihan seperti depresi telah terbukti berdampak pada masalah pernapasan tenggorokan. Ketika Anda batuk, rilekskan pikiran Anda dan cari kegiatan yang akan membuat Anda merasa lebih baik. Tidur yang cukup dan teratur juga membantu pikiran rileks dan mengurangi stres.

  1. Udara terlalu kering atau basah

Udara kering saat musim kemarau menyebabkan penyebaran debu, merupakan penyebab batuk yang berkepanjangan. Di sisi lain, jika udaranya terlalu lembab, seperti saat musim hujan, itu tidak baik untuk bernafas. Karena itu, sangat penting untuk memperhatikan tingkat kelembaban di lingkungan tempat tinggal. Idealnya, kelembaban udara antara 40 dan 50%.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *